Hari ini, Jumat 26 April 2024 dilaksanakan pembahasan tindaklanjut pengambilan data perubahan bentang alam pada kawasan koto rawang akibat banjir dan tumpukan sedimen dan batuan pada badan sungai. Sebelumnya, banjir dan longsor di Koto Rawang mengakibatkan rusaknya jembatan dan putusnya akses ke Koto Rawang. Putusnya akses tersebut membuat 500 jiwa terisolir. Pada Kamis 25 April 2024, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan mengambil data perubahan bentang alam yang terjadi pada kawasan Koto Rawang akibat banjir dan tumpukan sedimen dan batuan pada badan sungai.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.